Transportation

Komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Mewujudkan Transportasi Kampus Berkelanjutan

Komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Mewujudkan Transportasi Kampus Berkelanjutan

Transportation

Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung prinsip kampus hijau dan berkelanjutan melalui pengelolaan sistem transportasi yang ramah lingkungan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam pemenuhan indikator Transportation (TR) pada pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings.

Rasio Kendaraan terhadap Populasi Kampus (TR.1)

Berdasarkan hasil pengamatan pada hari sampling, tercatat sebanyak 2.463 kendaraan yang beroperasi di lingkungan kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Jumlah tersebut terdiri atas kendaraan yang dikelola universitas serta kendaraan civitas akademika yang masuk ke area kampus. Dengan total populasi kampus sebanyak 14.454 orang, diperoleh rasio kendaraan terhadap populasi sebesar 0,170. Angka ini menjadi dasar evaluasi dalam perencanaan transportasi berkelanjutan guna menekan kepadatan lalu lintas dan emisi karbon.

Layanan Shuttle Kampus untuk Mendukung Mobilitas (TR.2)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon saat ini telah menyediakan layanan shuttle khusus bagi mahasiswa Ma’had menggunakan tiga unit minibus Isuzu Elf yang melayani rute asrama menuju Kampus 2 Saladara. Selain itu, universitas juga memiliki tiga unit bus operasional Hino yang dapat difungsikan sebagai shuttle kampus untuk mendukung kegiatan akademik dan institusional. Kebijakan ini selaras dengan upaya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Ketersediaan Kendaraan Bebas Emisi (TR.3)

Sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi hijau, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah merencanakan pengadaan kendaraan bebas emisi, seperti mobil golf listrik, yang akan difungsikan sebagai transportasi antar gedung. Langkah ini menjadi strategi awal dalam mendukung indikator Green Transportation dan mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil di area kampus.

Rasio Kendaraan Bebas Emisi terhadap Populasi (TR.4)

Saat ini, universitas telah memesan 1 unit mobil listrik, didukung dengan sepeda yang dikelola institusi. Dengan total kendaraan bebas emisi sebanyak 30 unit dan populasi kampus 14.454 orang, rasio kendaraan bebas emisi mencapai 0,0021. Meskipun masih terbatas, capaian ini menjadi tonggak awal dalam transisi menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga:  Sistem Pengolahan Sampah Organik UINSSC: dari Tong Terpilah hingga Kandang Maggot

Rasio Area Parkir terhadap Luas Kampus (TR.5)

Total luas area kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mencapai 59.846 m², dengan total area parkir sebesar 5.737,5 m² atau sekitar 9,59% dari luas kampus. Proporsi ini menunjukkan pemanfaatan lahan yang efisien dan terukur, di mana area parkir tersebar di berbagai unit kampus tanpa mengganggu keseimbangan tata ruang hijau.

Program Pembatasan dan Pengurangan Area Parkir (TR.6)

Sebagai langkah konkret pengendalian kendaraan bermotor, universitas menerapkan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi, salah satunya melalui larangan membawa kendaraan saat kegiatan PBAK 2025. Selain itu, program “Jumat Bebas Emisi” diterapkan secara rutin untuk mendorong sivitas akademika beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.

Inisiatif Pengurangan Penggunaan Kendaraan Pribadi (TR.7)

Berbagai inisiatif telah dijalankan untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi di lingkungan kampus, mulai dari optimalisasi bus kampus, kebijakan hari bebas emisi, hingga pengaturan kegiatan akademik yang mendukung mobilitas kolektif. Inisiatif ini berperan penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat dan nyaman.

Kebijakan dan Fasilitas Jalur Pejalan Kaki (TR.8)

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyediakan jalur pedestrian yang aman dan terpisah dari jalur kendaraan di seluruh area kampus. Jalur pejalan kaki juga dilengkapi penerangan jalan untuk menjamin keselamatan pada malam hari. Fasilitas ini mendorong budaya berjalan kaki sebagai bagian dari gaya hidup kampus hijau.

Pemanfaatan TIK dan Dampak terhadap SDGs (TR.9)

Pengelolaan transportasi kampus telah mulai diintegrasikan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui penerapan sistem e-parking dan integrasi dengan aplikasi Siber GO berbasis QR Code. Program ini mendukung pemantauan kendaraan secara digital dan berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs 3, 7, 9, 11, dan 13, khususnya dalam pengurangan emisi, peningkatan kualitas lingkungan, serta pengembangan infrastruktur transportasi berkelanjutan.