Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM

Cirebon 20 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan fasilitas keamanan UINSSC yang lengkap dan terintegrasi. Fasilitas ini menjadi wujud komitmen kampus dalam menjaga keamanan seluruh sivitas akademika. Selain itu, sistem ini juga dirancang untuk merespons keadaan darurat secara cepat.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyediakan pos satpam di setiap lokasi utama kampus. Pos ini berfungsi sebagai pusat pemantauan dan pengendalian akses. Selain itu, pos satpam juga melayani informasi serta respons awal keadaan darurat. Pos-pos ini tersebar di Kampus 1 Lokasi 1 hingga Lokasi 4, serta Kampus 2.
Sebanyak 45 petugas keamanan bertugas selama 24 jam. Petugas ini bekerja melalui sistem tiga shift, yaitu pagi, siang, dan malam. Dengan demikian, pengawasan kampus berlangsung tanpa jeda dari pagi hingga dini hari. Selain menjaga ketertiban, petugas keamanan juga membantu tamu dan memantau lingkungan sekitar. Oleh karena itu, respons awal terhadap kejadian darurat dapat dilakukan dengan cepat.
Kampus memiliki 261 unit thermal CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis. Kamera ini dipasang di gerbang, koridor, dan area parkir. Selain itu, thermal CCTV juga terpasang di gedung perkuliahan, kantor rektorat, hingga area publik lainnya. Bahkan, kamera ini mampu mendeteksi radiasi panas dan titik api. Dengan demikian, potensi kebakaran dapat terdeteksi lebih cepat meski dalam kondisi minim cahaya.
Setiap pos keamanan juga dilengkapi monitor CCTV. Monitor ini menampilkan kondisi kampus secara real time. Oleh karena itu, petugas dapat langsung mendeteksi potensi gangguan. Sistem ini membuat proses pengawasan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.
Untuk menjamin keselamatan dari bahaya kebakaran, kampus menyediakan lebih dari 56 unit APAR. Alat ini ditempatkan di setiap lantai gedung. Selain itu, tersedia pula 15 hidran dalam gedung dan tiga hidran luar gedung. Hidran ini berfungsi sebagai sumber air pemadam kebakaran. Dengan demikian, fasilitas ini mudah dijangkau saat terjadi kebakaran.
Kampus juga dilengkapi 194 unit smoke detector. Alat ini berfungsi mendeteksi asap sejak dini. Selain itu, tersedia pula 194 unit fire sprinkler yang menyemprotkan air secara otomatis. Ceiling speaker atau voice evacuation turut disediakan untuk menyampaikan instruksi evakuasi. Tidak hanya itu, kampus juga menyediakan interkom pemadam kebakaran, manual pull station, dan strobe fire alarm. Dengan demikian, sistem peringatan dini kebakaran dapat bekerja secara otomatis dan menyeluruh.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga menyediakan titik kumpul darurat, denah evakuasi, dan rambu jalur evakuasi di setiap area utama kampus. Titik kumpul berfungsi sebagai lokasi aman sementara bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, tamu, dan seluruh pengguna kampus setelah proses evakuasi. Denah evakuasi menjadi panduan jalur keluar, lokasi fasilitas keselamatan, arah evakuasi, dan posisi titik kumpul, sementara rambu jalur evakuasi dipasang untuk menunjukkan arah yang harus ditempuh menuju titik kumpul terdekat saat terjadi keadaan darurat.
Sebagai pelengkap, poster prosedur darurat juga dipasang di area lift sebagai panduan cepat bagi pengguna gedung ketika menghadapi situasi darurat seperti kebakaran, gempa bumi, kecelakaan, gangguan keamanan, atau kondisi medis mendesak. Poster ini memuat nomor kontak darurat, langkah respons awal, prosedur evakuasi, serta prinsip keselamatan seperti tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.
Selain menyediakan fasilitas fisik, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon secara rutin menggelar pelatihan keselamatan kebakaran dan tanggap darurat bagi sivitas akademika, bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon. Petugas pemadam kebakaran berperan sebagai instruktur yang memberikan pelatihan praktis mengenai pencegahan kebakaran, penggunaan APAR yang benar, prosedur evakuasi, titik kumpul, komunikasi darurat, hingga langkah respons awal saat terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya. Pelatihan ini diikuti oleh petugas keamanan, dosen, tenaga administrasi, mahasiswa, dan anggota sivitas akademika lainnya.
Universitas juga mengembangkan video kesiapsiagaan bencana untuk meningkatkan kesadaran keselamatan di seluruh lingkungan kampus. Video ini menjelaskan prosedur evakuasi, jalur evakuasi yang ditetapkan, titik kumpul, langkah respons darurat awal, serta pentingnya tetap tenang dan tertib selama proses evakuasi. Video tersebut secara rutin diputar dalam berbagai kegiatan kampus, mulai dari program kesadaran keselamatan, pelatihan tanggap darurat, orientasi mahasiswa baru, hingga acara kelembagaan lainnya.
Sebagai bentuk peningkatan kompetensi berkelanjutan, sesi penyegaran kesadaran keamanan bagi petugas satpam turut digelar secara rutin setiap enam bulan sekali. Melalui sesi ini, petugas keamanan mendapatkan pembaruan mengenai prosedur keamanan, protokol penanganan keadaan darurat, pemantauan akses keluar-masuk kampus, hingga koordinasi dengan pihak terkait apabila terjadi insiden keamanan.
Dengan keberadaan pos keamanan, petugas satpam yang siaga 24 jam dalam tiga shift, 261 unit kamera CCTV termasuk CCTV termal, monitor CCTV di setiap pos, alat pemadam api, hidran, sistem alarm kebakaran, titik kumpul, denah evakuasi, hingga pelatihan tanggap darurat dan video mitigasi bencana, infrastruktur keamanan dan keselamatan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipastikan telah tersedia dan berfungsi penuh.
Seluruh sistem ini memastikan waktu respons keamanan kurang dari lima menit terhadap kecelakaan, tindak kriminal, kebakaran, maupun bencana alam. Hal ini menunjukkan bahwa kampus memiliki sistem keamanan dan keselamatan yang terintegrasi dan responsif, sekaligus mendukung prinsip-prinsip kampus hijau yang berkelanjutan.