88,5 Persen Sampah Anorganik UINSSC Berhasil Diolah Melalui Bank Sampah dan Daur Ulang

88,5 Persen Sampah Anorganik UINSSC Berhasil Diolah Melalui Bank Sampah dan Daur Ulang

Cirebon, 21 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) berhasil melakukan pengolahan sampah anorganik sepanjang 2026. Capaian ini mendukung pemenuhan indikator UI GreenMetric 3.11 tentang total volume sampah anorganik yang diolah kampus pada tahun berjalan.

Sepanjang 2026, UINSSC menghasilkan 16,66 ton sampah anorganik. Dari jumlah tersebut, 1,93 ton dimanfaatkan kembali. Selain itu, 10,29 ton didaur ulang dan 2,59 ton diolah menjadi produk bernilai tambah.

Dengan demikian, sekitar 88,5 persen sampah anorganik berhasil dikelola melalui program pemanfaatan dan daur ulang.

Plastik Diolah Menjadi Produk Bernilai Tambah

Pada kategori plastik, 0,87 ton dimanfaatkan kembali untuk kegiatan edukasi dan lingkungan. Misalnya, botol dan kemasan plastik diubah menjadi pot tanaman di Living Laboratory dan media pembelajaran di Daycare UINSSC.

Selain itu, 4,79 ton sampah plastik dicacah dan disalurkan ke Bank Sampah Karyamulya serta mitra daur ulang. Material tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku industri daur ulang.

Sementara itu, 2,07 ton sampah plastik diolah melalui upcycling. Hasilnya berupa kerajinan mahasiswa, gantungan kunci, dan paving block ramah lingkungan.

Kertas, Kaleng, dan Kaca Ikut Didaur Ulang

Pada kategori kertas, 0,78 ton dimanfaatkan kembali melalui penggunaan kertas satu sisi untuk administrasi internal dan kegiatan edukasi.

Selanjutnya, 3,38 ton sampah kertas didistribusikan ke bank sampah dan mitra pengelolaan sampah. Kertas tersebut kemudian diolah menjadi bahan baku kertas daur ulang dan produk berbasis serat lainnya.

Adapun 0,52 ton kertas dimanfaatkan melalui upcycling menjadi produk kreatif dan media pembelajaran.

Untuk kategori lain, seperti kaleng, kaca, dan styrofoam, 0,28 ton dimanfaatkan kembali sebagai media tanam dan alat bantu edukasi. Selain itu, 2,12 ton material lainnya disalurkan ke bank sampah untuk diproses lebih lanjut.

Baca Juga:  Waste Management Program UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Kolaborasi Perkuat Ekonomi Sirkular Kampus

Seluruh kegiatan pengolahan sampah anorganik dijalankan melalui kolaborasi antara unit pengelolaan lingkungan kampus, mahasiswa, UKM EcoMove, Daycare UINSSC, dan Bank Sampah Karyamulya.

Kolaborasi ini membantu mengurangi sampah yang dibuang ke lingkungan. Selain itu, program tersebut mendukung penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) dan praktik ekonomi sirkular di lingkungan kampus.

Secara keseluruhan, keberhasilan mengolah 88,5 persen sampah anorganik menunjukkan komitmen kuat UINSSC terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Oleh karena itu, capaian ini menjadi dasar pengembangan program pengurangan sampah dan ekonomi sirkular pada tahun-tahun berikutnya.