Capai 78,85% Efisiensi Energi, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perluas Penggunaan Peralatan Ramah Lingkungan

Capai 78,85% Efisiensi Energi, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perluas Penggunaan Peralatan Ramah Lingkungan

efisiensi energi UINSSC dan peralatan ramah lingkungan

Cirebon, 21 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) terus memperkuat efisiensi energi menuju Digital Islamic University yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kampus secara bertahap mengganti peralatan konvensional dengan teknologi hemat energi di berbagai fasilitas. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan UINSSC terhadap indikator UI GreenMetric bidang Energy and Climate Change (EC.1).

Berlandaskan Empat Kebijakan Institusional

Komitmen ini diperkuat oleh sejumlah regulasi resmi kampus. Beberapa di antaranya adalah SK Rektor Nomor 1010 Tahun 2025 tentang Kebijakan Green Campus yang menjadikan UI GreenMetric sebagai indikator kinerja utama, serta SK Rektor Nomor 485 Tahun 2025 tentang Roadmap Kampus Hijau Islami 2025–2030. Selain itu, terdapat pula SK Rektor Nomor 1008 Tahun 2025 tentang Kebijakan Penghijauan Kampus dan Surat Edaran Rektor Nomor B-2263/Un.30/R/PP.00.9/04/2026 tentang Standar Penggunaan Ruangan dan Efisiensi Energi.

Melalui surat edaran tersebut, kampus mewajibkan sejumlah aturan teknis. Misalnya, suhu AC ruangan wajib berada pada rentang hemat energi 24–26°C dan harus dimatikan saat ruangan kosong. Selain itu, penggunaan lampu interior gedung dibatasi jam operasionalnya, sementara perangkat multimedia seperti proyektor dan komputer wajib dimatikan sepenuhnya setelah digunakan agar tidak menyerap daya secara diam-diam.

Efisiensi Energi UINSSC Lewat Delapan Jenis Peralatan Hemat Energi

Berdasarkan data inventaris tahun 2026, UINSSC telah mengganti berbagai peralatan dengan versi yang lebih hemat energi. Dari 650 unit komputer kerja, sebanyak 520 unit atau 80% sudah beralih ke laptop dan All-in-One PC yang lebih efisien. Selain itu, kampus juga memasang 18 unit panel surya di atap Gedung Siber dengan kapasitas total 1,8 kWp untuk mendukung kebutuhan listrik lokal.

Selain itu, kampus juga menerapkan 40 unit sensor otomatisasi berbasis IoT. Kampus juga memasang empat layar LED besar pengganti proyektor konvensional. Selain itu, tersedia 180 unit Smart TV yang menggantikan LCD ruang kelas. Sementara itu, dari 4.200 unit lampu di seluruh kampus, sebanyak 3.200 unit atau 76,19% sudah menggunakan lampu LED hemat energi.

Baca Juga:  UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Selamatkan 32,76% Potensi Air Hujan Lewat Program Konservasi Terpadu

Selain pencahayaan, sebanyak 290 dari 380 unit AC atau 76,32% kini menggunakan sistem inverter dengan refrigeran ramah lingkungan R32. Kampus juga tengah memasang lampu jalan bertenaga surya (PJU), dengan 30 dari 55 unit atau 54,55% telah beralih ke sistem ini. Secara keseluruhan, rata-rata capaian penggunaan peralatan hemat energi di UINSSC mencapai 78,85%.

Delapan Strategi Utama Dorong Efisiensi Energi

Untuk mewujudkan target tersebut, UINSSC menjalankan delapan strategi utama. Diantaranya adalah transformasi pencahayaan menggunakan lampu LED. Selain itu, kampus mengintegrasikan sistem kontrol pintar melalui Smart Access Card. Sistem ini diterapkan di Gedung Siber dan Gedung FITK. Kampus juga menjalankan transisi menuju infrastruktur IT yang lebih efisien.

Selain itu, kampus juga menerapkan otomatisasi area publik melalui sensor cahaya pada lampu jalan dan koridor gedung, pemanfaatan energi terbarukan lewat panel surya atap, serta standardisasi suhu AC ruangan. Di sisi lain, penggunaan AC standing dan kipas di area masjid kampus juga dibatasi hanya pada waktu-waktu salat berjemaah. Sebagai pelengkap, kampus turut mendigitalkan media pembelajaran dengan mengganti proyektor LCD di 180 ruang kelas menjadi Smart TV interaktif.

Wujud Nyata Transformasi Menuju Kampus Rendah Emisi

Berdasarkan hasil audit inventaris aset kampus secara menyeluruh, seluruh langkah transformasi ini mencerminkan migrasi yang terstruktur menuju instalasi utilitas kampus yang rendah emisi. Melalui berbagai kebijakan dan penerapan peralatan hemat energi ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan efisiensi energi di seluruh fasilitas institusional, sekaligus mendukung pencapaian SDG 7 tentang energi bersih dan terjangkau.