Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Cirebon 22 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) terus memperkuat program konservasi air UINSSC melalui upaya pelestarian air yang terintegrasi. Oleh karena itu, kampus menghadirkan empat inisiatif utama, yaitu kolam retensi, sumur resapan, biopori, dan penanaman pohon di seluruh area kampus. Langkah ini menjadi penting mengingat curah hujan tahunan di Cirebon berkisar antara 1.100 mm hingga 1.500 mm. Dengan demikian, potensi konservasi air hujan sangat besar untuk dimanfaatkan.
UINSSC memiliki enam kolam retensi yang tersebar strategis di berbagai titik kampus. Kolam-kolam ini berada di area Guest House, dekat Gedung LP2M, Gedung Biologi, dan Masjid. Selain itu, terdapat dua kolam lain di sekitar fasilitas pengelolaan sampah kampus. Setiap kolam memiliki dimensi rata-rata 3,55 m × 3,70 m × 0,335 m. Dengan demikian, keenam kolam ini mampu menampung air hingga sekitar 26,37 m³.
Selain kolam retensi, UINSSC juga memiliki satu sumur resapan berbentuk silinder di dekat Gedung Cyber. Sumur ini berdiameter 1 meter dengan kedalaman 4 meter. Oleh karena itu, sumur ini mampu menampung air sekitar 3,14 m³.
Tidak hanya itu, kampus juga memasang 250 lubang biopori di berbagai titik strategis. Setiap biopori berdiameter 17 cm dan berkedalaman 40 cm. Fasilitas ini berfungsi meningkatkan permeabilitas tanah dan mengurangi limpasan permukaan. Selain itu, biopori juga mendukung penguraian sampah organik. Secara keseluruhan, biopori-biopori ini menyumbang kapasitas resapan sebesar 2,27 m³.
Selain infrastruktur fisik, UINSSC turut memperkuat konservasi air melalui tutupan pohon yang luas. Saat ini, kampus memiliki 1.552 pohon dewasa yang berperan penting dalam menahan air hujan. Selain itu, pohon-pohon ini juga membantu mengurangi limpasan permukaan serta meningkatkan resapan air ke dalam tanah. Lebih lanjut, pada Desember 2025, kampus juga menanam 135 pohon berukuran sedang. Penanaman ini bertujuan memperluas tutupan kanopi sekaligus memperkuat kapasitas konservasi air jangka panjang.
Berdasarkan perhitungan, kapasitas simpan gabungan dari kolam retensi, sumur resapan, dan biopori mencapai 31,78 m³. Dengan asumsi 30 kali siklus pengisian efektif per tahun sesuai iklim tropis Cirebon, fasilitas ini mampu menghemat sekitar 953,4 m³ air hujan setiap tahunnya.
Sementara itu, pohon dewasa diperkirakan mampu mengurangi limpasan sebesar 1,5 m³ per tahun, sedangkan pohon berukuran sedang menyumbang 0,75 m³ per tahun. Jika dijumlahkan, kontribusi dari 1.552 pohon dewasa dan 135 pohon sedang mencapai 2.429 m³ per tahun. Dengan demikian, total konservasi air dari seluruh fasilitas dan vegetasi mencapai 3.382,4 m³ per tahun.
Sebagai perbandingan, luas area resapan air UINSSC mencapai 9.386,41 m², dengan volume air hujan tahunan pada area tersebut sekitar 10.325,05 m³. Oleh karena itu, persentase air yang berhasil dikonservasi dihitung dengan membagi volume air terkonservasi terhadap volume air hujan tahunan, kemudian dikalikan 100%. Hasilnya menunjukkan angka 32,76%.
Secara keseluruhan, kombinasi kolam retensi, sumur resapan, biopori, dan mekanisme konservasi berbasis vegetasi mampu menyelamatkan sekitar 32,76% dari potensi limpasan air hujan di kampus. Melalui capaian ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air, sekaligus mendukung upaya mitigasi banjir dan pemulihan cadangan air tanah di lingkungan kampus.