UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Infrastruktur Kesehatan demi Wujudkan Kampus yang Sehat dan Berkelanjutan

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Infrastruktur Kesehatan demi Wujudkan Kampus yang Sehat dan Berkelanjutan

Cirebon, 17 Juli 2026 —UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) terus mendukung kesejahteraan seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, kampus menyediakan infrastruktur kesehatan yang memadai. Infrastruktur ini meliputi fasilitas P3K, ruang layanan kesehatan, dan klinik kampus. Langkah ini sejalan dengan indikator UI GreenMetric Setting and Infrastructure (SI.7).

Klinik Kampus Menuju Status Klinik Pratama

Saat ini, klinik kesehatan UINSSC sedang mengajukan izin ke Dinas Kesehatan Kota Cirebon. Tujuannya, klinik ini bisa resmi berstatus Klinik Pratama. Meski proses ini belum selesai, layanan kesehatan dasar tetap berjalan. Sebagai contoh, kampus menyediakan ruang klinik dan ruang P3K untuk penanganan awal dan koordinasi rujukan.

Layanan kesehatan UINSSC didukung oleh enam tenaga profesional. Tim ini terdiri atas dua bidan, satu tenaga laboratorium medis, dan tiga apoteker. Selain itu, seluruh tenaga kesehatan sudah memiliki ijazah dan STR yang sah. Dengan begitu, penanganan awal bisa berjalan cepat dan sesuai standar.

Fasilitas P3K Merata dan Layanan Rujukan

Untuk pemerataan akses, UINSSC menyediakan 60 kotak P3K yang tersebar di setiap lantai gedung, baik di Kampus 1 maupun Kampus 2. Jika kondisi tidak bisa ditangani secara internal, UINSSC merujuk pasien ke Klinik Pratama Ulil Albab. Selain itu, kampus juga menyediakan dua unit ambulans untuk mendukung proses rujukan tersebut. Tak hanya itu, UINSSC juga rutin bekerja sama dengan fasilitas kesehatan lain untuk menyelenggarakan medical check-up tahunan bagi seluruh sivitas akademika.

Sinergi dengan Berbagai Mitra Kesehatan

Selain itu, UINSSC juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak eksternal. Misalnya, Hasna Medika Cirebon menggelar Seminar Kesehatan Jantung bertajuk “A Healthy Heart, a Happy Family”, lengkap dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, EKG, hingga konsultasi dokter spesialis. Sementara itu, Klinik Ulil Albab rutin memeriksa kesehatan anak-anak di daycare kampus setiap tahun.

Baca Juga:  Sampah Anorganik UINSSC Turun jadi 16,66 Ton, Plastik Masih Jadi Kontributor Terbesar

Tidak hanya itu, semangat kepedulian kesehatan juga diwujudkan lewat program KKN. Mahasiswa KKN Kelompok 63 menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bertema “Waras Bareng, Urip Ayem” di Desa Gegesik Kidul. Sementara itu, KKN Kelompok 15 mengadakan program kesehatan lansia di Desa Mertapada Kulon berupa jalan santai, pemeriksaan kebugaran, dan pengukuran tekanan darah.

Wujud Nyata Kampus Sehat dan Berkelanjutan

Secara keseluruhan, UINSSC telah membangun ekosistem kesehatan yang lengkap. Ekosistem ini mencakup klinik kampus, kotak P3K, tenaga kesehatan bersertifikat, ambulans, serta jejaring kerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan. Dengan demikian, langkah ini menegaskan komitmen UINSSC dalam mewujudkan kampus yang sehat, aman, dan berkelanjutan.