Sampah Anorganik UINSSC Turun jadi 16,66 Ton, Plastik Masih Jadi Kontributor Terbesar

Sampah Anorganik UINSSC Turun jadi 16,66 Ton, Plastik Masih Jadi Kontributor Terbesar

Cirebon, 21 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) mencatat total volume sampah anorganik non-toksik sebanyak 16,66 ton pada tahun berjalan, turun dari 22,49 ton pada tahun sebelumnya. Data ini menjadi bagian dari pemenuhan indikator 3.9 UI GreenMetric, yang mengukur total volume sampah anorganik yang dihasilkan kampus setiap tahun.

Angka 16,66 ton ini mencakup tiga kategori. Sampah plastik tercatat 8,70 ton, sampah kertas 5,20 ton, dan sampah lain seperti kaleng, kaca, serta styrofoam sebanyak 2,76 ton. Plastik masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 52,2 persen. Kertas menyusul dengan porsi 31,2 persen, sedangkan kategori lain-lain menyumbang 16,6 persen.

Perhitungan Berbasis Lima Area Representatif

Data tersebut diperoleh melalui metode sampling di lima area representatif kampus. Area ini meliputi Gedung Rektorat, Gedung Pascasarjana, IAIN Cirebon Center (ICC), Puslab Saladara, dan Gedung Siber. Timbulan sampah harian yang terukur kemudian dikonversi menjadi estimasi tahunan. Konversi ini berdasarkan jumlah hari kerja efektif dalam setahun. Tujuannya untuk menggambarkan sampah dari aktivitas akademik, administratif, dan layanan penunjang.

Rincian Tiga Kategori Sampah Anorganik

Pada kategori plastik, kontribusi terbesar berasal dari kemasan makanan dan camilan sebanyak 5,50 ton. Botol dan kemasan minuman menyumbang 3,20 ton. Pada kategori kertas, mayoritas berupa kertas kantor dan akademik (HVS) sebesar 3,30 ton. Kardus atau kotak kemasan menambah 1,90 ton. Adapun kategori lain-lain, yang terdiri atas kaleng, kaca, dan styrofoam, tercatat sebesar 2,76 ton.

Komposisi ini menunjukkan sesuatu yang penting. Aktivitas konsumsi harian, serta proses administratif dan akademik, masih menjadi sumber utama timbulan sampah anorganik di kampus.

Baca Juga:  UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Pemanfaatan ICT untuk Dukung Keberlanjutan Kampus

Penurunan Konsisten di Semua Kategori

Dibandingkan tahun sebelumnya, total sampah anorganik turun dari 22,49 ton menjadi 16,66 ton, atau berkurang 5,83 ton. Penurunan ini terjadi merata di seluruh kategori: sampah plastik turun 2,59 ton, sampah kertas turun 2,32 ton, dan sampah kaleng, kaca, serta styrofoam turun 0,92 ton.

Konsistensi penurunan di seluruh kategori ini menunjukkan bahwa kebijakan dan program pengurangan sampah yang diterapkan UINSSC memberikan dampak positif secara menyeluruh, bukan hanya pada satu jenis sampah tertentu. Capaian ini turut mencerminkan komitmen kampus dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, menciptakan lingkungan yang lebih ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.