Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Cirebon, 21 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) mencatat total sampah anorganik kampus sebanyak 22,49 ton sepanjang 2025. Data tersebut menjadi bagian dari pemenuhan indikator UI GreenMetric 3.10, yaitu total volume sampah anorganik non-toksik yang dihasilkan kampus pada tahun sebelumnya.
Selain itu, data ini berfungsi sebagai baseline pengelolaan sampah sebelum pelaksanaan program pengurangan sampah pada periode berikutnya.
Dari total 22,49 ton, sampah plastik menyumbang 11,29 ton atau 50,2 persen. Sementara itu, sampah kertas mencapai 7,52 ton atau 33,4 persen. Adapun kategori lain, seperti kaleng, kaca, dan styrofoam, tercatat 3,68 ton atau 16,4 persen.
Dengan demikian, plastik menjadi komponen terbesar dalam timbulan sampah non-organik UINSSC pada 2025.
UINSSC memperoleh data sampah anorganik kampus melalui metode sampling di lima area representatif, yaitu:
Timbulan sampah harian dari kelima area tersebut kemudian dikonversi menjadi estimasi tahunan. Perhitungan menggunakan 260 hari kerja efektif sepanjang 2025.
Pendekatan ini dipilih agar hasil pengukuran dapat mewakili aktivitas akademik, administratif, dan layanan penunjang kampus secara lebih akurat.
Pada kategori plastik, kontribusi terbesar berasal dari kemasan makanan dan camilan sebesar 6,77 ton. Selain itu, botol dan kemasan minuman menyumbang 4,52 ton.
Sementara itu, pada kategori kertas, kertas kantor dan akademik (HVS) menjadi penyumbang utama dengan volume 5,26 ton. Adapun kardus dan kotak kemasan tercatat 2,27 ton.
Untuk kategori lain-lain, yang terdiri atas kaleng, kaca, dan styrofoam, total volumenya mencapai 3,68 ton.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa konsumsi harian, penggunaan kemasan sekali pakai, serta proses administrasi dan kegiatan akademik masih menjadi sumber utama sampah anorganik kampus di UINSSC.
Secara keseluruhan, data sampah anorganik kampus tahun 2025 memberikan gambaran kondisi awal pengelolaan sampah di UINSSC. Oleh karena itu, data ini menjadi acuan penting untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan dan program pengurangan sampah pada tahun-tahun berikutnya.
Selain mendukung pelaporan UI GreenMetric, hasil pengukuran ini juga dapat digunakan untuk memantau perkembangan kinerja pengelolaan sampah kampus secara berkelanjutan.
Dengan adanya baseline 2025, UINSSC memiliki dasar yang lebih kuat untuk menilai dampak program pengurangan sampah, meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah, dan mewujudkan lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan.