UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Wujudkan 15 Target SDGs Lewat Program Energi dan Perubahan Iklim

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Wujudkan 15 Target SDGs Lewat Program Energi dan Perubahan Iklim

 

Cirebon — Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) menunjukkan dampak nyata dari program energi dan perubahan iklim terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 1009 Tahun 2025 tentang Kebijakan SDGs, kampus menetapkan Green Campus dan Digital Sustainability sebagai pedoman operasional. Kebijakan tersebut diterapkan di seluruh unit universitas.

Komitmen ini didukung berbagai infrastruktur ramah lingkungan. Kampus memiliki panel surya berkapasitas 1,8 kWp dan 55 unit lampu jalan tenaga surya. Selain itu, tersedia sistem Face ID tanpa sentuh, gerbang parkir otomatis, serta building automation.

Ketahanan Pangan, Kesehatan, dan Pendidikan

Melalui pendanaan riset Kemenag-LPDP, UINSSC mengembangkan sistem pertanian Padi Gogo bebas metana. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan di tengah perubahan iklim.

Sebanyak 1.317 mata kuliah bertema lingkungan telah terintegrasi di 48 program studi pada lima fakultas. Program ini didukung anggaran riset SDGs senilai USD 544.027,35. Selain itu, kampus juga memperkuat riset dan diseminasi ilmiah tentang peran strategis perempuan dalam pengelolaan ekosistem dan adaptasi iklim.

Energi, Air, dan Tata Ruang Kampus

Gerakan Cyber Water diluncurkan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air, dilengkapi sistem daur ulang air wudu, toilet dual-flush, dan IPAL. Di sektor energi, Surat Edaran Rektor Nomor B-2263/2026 mengatur suhu AC hemat energi 24–26°C serta jam operasional pencahayaan gedung.

Kampus membangun jalur pedestrian untuk mendukung mobilitas yang setara. Jalur tersebut dilengkapi guiding block bagi penyandang disabilitas. Kampus juga menyediakan ramp kursi roda di fasilitas publik. Selain itu, UINSSC mengoperasikan layanan Eco Shuttle gratis. Sumur resapan dibangun untuk mengurangi risiko banjir musiman.

Baca Juga:  Komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Energy and Climate Change (EC)

Konsumsi, Aksi Iklim, dan Ekosistem

Surat Edaran Nomor B-0806/2026 melarang penggunaan karangan bunga plastik dan mewajibkan penggantian dengan tanaman hidup. Kebijakan “Jumat Bebas Emisi”, larangan kendaraan pribadi saat orientasi mahasiswa baru, serta WFH setiap Jumat berhasil menekan jejak karbon tahunan kampus menjadi 2.468,24 ton CO2 dari total konsumsi listrik 2.226.376 kWh. Sebagai bentuk perlindungan ekosistem, kampus menanam 1.000 pohon Matoa dan 2.000 bibit mangrove di pesisir Kesenden, diperkuat operasional IPAL yang mencegah limbah cair mencemari perairan.

Kelembagaan dan Capaian Ilmiah

Tata kelola Green Campus diterapkan secara menyeluruh di seluruh divisi administratif, didukung kerja sama strategis dengan BPDAS Cimanuk-Citanduy dan riset ekonomi sirkular bersama Universiti Utara Malaysia. Seluruh transformasi ini menghasilkan 348 publikasi terindeks Scopus dan 3.490 publikasi tahunan.

Komitmen ini diperkuat melalui SK Rektor Nomor 485 Tahun 2025 tentang Roadmap Kamp us Hijau Islami 2025–2030 dan SK Rektor Nomor 1008 Tahun 2025 tentang Kebijakan Penghijauan Kampus, yang mewajibkan minimal 30 persen ruang terbuka hijau serta menggerakkan gerakan akar rumput “One Lecturer, One Tree”. Melalui capaian ini, UINSSC berhasil masuk kategori kampus yang mendukung 15 target SDGs global.