UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Raih Kategori “High Impact” Lewat Program Tata Ruang dan Infrastruktur Berkelanjutan

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Raih Kategori “High Impact” Lewat Program Tata Ruang dan Infrastruktur Berkelanjutan

tata ruang dan infrastruktur berkelanjutan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon, 21 Juli 2026 — Program Setting and Infrastructure Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) terbukti memberi kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pengembangan kampus hijau, perluasan ruang terbuka, konservasi flora, fasilitas aksesibilitas, keselamatan, hingga penguatan pembelajaran digital lewat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), program ini mendukung 9 hingga 13 target SDGs sekaligus, sehingga dikategorikan sebagai “High Impact”.

Ruang Terbuka Hijau sebagai Penopang Ekosistem Kampus

Berdasarkan data kampus, total luas lahan mencapai 59.846 m². Dari luas tersebut, sebanyak 26.692,18 m² (44,60 persen) merupakan ruang terbuka. Selain itu, 18.110 m² (30,26 persen) berupa area bervegetasi. Ruang hijau ini membantu menurunkan suhu mikroklimat. Ruang hijau juga memperbaiki kualitas udara dan menyerap karbon dioksida. Selain itu, ruang hijau menghasilkan oksigen sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem kampus. Oleh karena itu, program ini secara langsung mendukung SDG 11, SDG 13, dan SDG 15.

Aksesibilitas dan Keselamatan Kampus

UINSSC menyediakan fasilitas inklusif seperti parkir difabel, toilet aksesibel, lift ramah pengguna kursi roda, dan ruang laktasi. Fasilitas ini mendukung SDG 3, SDG 5, SDG 10, dan SDG 11. Selain itu, sistem keamanan kampus turut diperkuat lewat pos jaga, CCTV, dan alat pemadam kebakaran. Kampus juga menyediakan hidran serta titik kumpul darurat. Dengan demikian, fasilitas ini mendukung SDG 3, SDG 11, dan SDG 16.

Pembelajaran Digital lewat PJJ

Di sisi pendidikan, program Pendidikan Jarak Jauh diikuti oleh 3.602 mahasiswa. Program ini membantu efisiensi ruang dan mengurangi kepadatan kampus. Selain itu, program ini memperluas akses pendidikan berbasis teknologi. Dengan demikian, program ini sejalan dengan SDG 4, SDG 9, SDG 10, SDG 11, dan SDG 13.

Kampus juga menyediakan jalur pedestrian serta jalur dan area parkir sepeda. Selain itu, tersedia zona bebas kendaraan bermotor, sumur resapan air, dan tempat sampah terpilah. Fasilitas tersebut mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab. Selanjutnya, seluruh layanan akademik dan administrasi terintegrasi dalam sistem digital kampus. Layanan ini dapat diakses melalui portal resmi UINSSC, sehingga memperkuat efisiensi layanan bagi sivitas akademika.

Baca Juga:  UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Kembangkan Area Resapan Air untuk Mendukung Kampus Berkelanjutan

Gedung Hijau Siber sebagai Model Bangunan Berkelanjutan

Gedung Siber UINSSC dirancang dengan prinsip green building, meski belum memiliki sertifikasi resmi. Bangunan ini mengoptimalkan pencahayaan alami lewat jendela besar di berbagai sisi. Selain itu, sirkulasi udara alami juga dioptimalkan dengan cara yang sama. Dengan begitu, gedung ini mengurangi ketergantungan pada lampu dan pendingin ruangan. Seluruh area gedung menggunakan lampu LED hemat energi. Gedung ini juga dilengkapi panel surya untuk sebagian penerangan jalan kampus.

Efisiensi operasional didukung Building Automation System (BAS). Sistem ini memantau konsumsi listrik dan air secara terintegrasi. Selain itu, gedung ini menerapkan sistem pemanenan air hujan. Air hujan ini digunakan kembali untuk menyiram tanaman dan mencuci kendaraan operasional. Gedung ini juga menerapkan pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3. Selain itu, tersedia taman terbuka sebagai ruang interaksi sosial dan akademik yang nyaman. Dengan demikian, penerapan berbagai elemen ramah lingkungan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kampus tidak hanya mengutamakan fungsi fisik, tetapi juga keberlanjutan dan efisiensi sumber daya.

Tata Ruang dan Infrastruktur Berkelanjutan Lewat Platform Digital

Sebagai pelengkap infrastruktur fisik, UINSSC mengoperasikan platform digital Ethnobotany ID. Platform ini menyediakan informasi keanekaragaman tumbuhan, mulai dari nama ilmiah hingga morfologi. Selain itu, platform ini juga memuat informasi pemanfaatan tumbuhan. Dengan demikian, platform ini memperkuat fungsi ruang hijau kampus sebagai laboratorium alam. Platform ini sekaligus mendukung SDG 4, SDG 9, SDG 11, SDG 13, SDG 15, dan SDG 17.

Melalui rangkaian program tata ruang dan infrastruktur berkelanjutan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya. Kampus ini berkomitmen membangun lingkungan yang inklusif, aman, hemat energi, dan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs global.