Green Campus UINSSC: Komitmen Iklim Lokal hingga Internasional

Green Campus UINSSC: Komitmen Iklim Lokal hingga Internasional

Cirebon 21 Juli 2026— Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) terus memperkuat komitmennya terhadap mitigasi dan adaptasi perubahan iklim lewat program Green Campus UINSSC. Komitmen ini tertuang dalam Keputusan Rektor UINSSC Nomor 1009 Tahun 2025 tentang Kebijakan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kebijakan tersebut menjadi landasan bagi seluruh sivitas akademika untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan krisis iklim global di lingkungan kampus. Selain itu, kebijakan ini diperkuat melalui sejumlah surat edaran rektor.

Surat edaran itu antara lain mengatur pengurangan plastik sekali pakai, efisiensi konsumsi energi listrik, serta kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat. Tak hanya itu, ada pula imbauan gaya hidup bebas polusi dengan pembatasan kendaraan bermotor.

Kebijakan Berjenjang: Dari Hulu ke Tingkat Tapak

Arah kebijakan iklim Green Campus UINSSC dirancang berjenjang dalam tiga pendekatan. Pertama, mitigasi hulu melalui integrasi Tridharma Perguruan Tinggi dengan penanganan krisis iklim.

Kedua, mitigasi struktural yang mencakup pengurangan material non-biodegradable, konservasi energi listrik terpusat, dan pembatasan kendaraan operasional hingga 50 persen. Langkah ini juga mencakup pengembangan energi surya, larangan kemasan plastik harian, serta pengelolaan sampah organik sirkular.

Selanjutnya, mitigasi struktural ini didukung carpooling, sepeda listrik, hingga penghijauan lahan kampus sebagai zona penyerap karbon. Ketiga, adaptasi taktis di tingkat tapak meliputi penguatan literasi iklim dan penanaman pohon penyerap emisi.

Adaptasi ini juga mencakup pembangunan sumur biopori di kawasan rawan banjir serta penguatan ekosistem karbon biru di pesisir. Terakhir, pendekatan ini dilengkapi kurikulum pendidikan ramah lingkungan berlandaskan nilai keagamaan.

Beragam Program Green Campus UINSSC Sepanjang 2026

Komitmen ini diterjemahkan ke dalam puluhan program konkret sepanjang 2026. Program tersebut melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat sekitar kampus.

Di tingkat lokal, UINSSC menerapkan kebijakan pengurangan plastik sekali pakai yang mewajibkan sivitas akademika membawa tumbler dan wadah makan pribadi. Sementara itu, mahasiswa Tadris Biologi meluncurkan inovasi PORICARE, yaitu instalasi biopori berbasis komunitas untuk mengatasi banjir di Desa Munjul.

Sebagai upaya penyerapan karbon, kampus menggelar penanaman 1.000 pohon Matoa dengan 75 peserta. Selain itu, ada pula aksi bersih pantai dan penanaman 2.000 bibit mangrove yang melibatkan 120 mahasiswa Fakultas Syariah.

Restorasi ekosistem pesisir juga dilakukan di Pantai Kesenden untuk melindungi wilayah dari abrasi dan kenaikan air laut. Di sisi pengelolaan sampah, UINSSC menggelar pelatihan berbasis kurikulum eco-friendly education bersama Kementerian Agama serta guru dan kepala RA dari tiga kabupaten.

Adapun mahasiswa KKN turut mensosialisasikan Compost Bag untuk pengolahan sampah organik rumah tangga guna menekan emisi metana.

Forum Ilmiah dan Diseminasi Pengetahuan Iklim

UINSSC aktif menyelenggarakan forum ilmiah untuk memperkuat literasi iklim. Dua webinar nasional digelar, yakni webinar sinergi SDGs dan Green Campus dengan 334 peserta.

Baca Juga:  Tim Pemeringkatan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Rapat Kerja Bahas Perbaikan Indikator serta Fiksasi Tim UI Green Metric dan Halal Metric Tahun 2026

Selain itu, ada pula webinar Green Education for Sustainable Future yang menghadirkan Ketua UI GreenMetric dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, diikuti 1.417 peserta. Di sisi lain, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar seminar bertema ekoteologi dan ekonomi Islam di tengah krisis iklim.

Kegiatan ini juga disertai kampanye digital “Green Campus Bright Future” untuk membangun kesadaran mahasiswa, diikuti 520 peserta. Pimpinan universitas turut hadir dalam Rapat Kerja Nasional Pendidikan Islam 2025 yang membahas isu lingkungan, toleransi, dan nasionalisme.

Kiprah Green Campus UINSSC di Panggung Internasional

Komitmen iklim UINSSC turut menembus level internasional. Kampus ini menjadi tuan rumah bersama delegasi Global Tapestry of Alternatives, mempertemukan akademisi internasional dan tokoh adat setempat untuk mengeksplorasi ekoteologi gunung khas Sunda.

Dosen UINSSC juga tampil di World Water Forum Ekuador, mempresentasikan konsep “Spiral Sovereignty” sebagai solusi kebijakan pengelolaan sumber daya air di tengah ancaman perubahan iklim. Pada kesempatan lain, dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah mengangkat peran perempuan dalam lingkungan hidup pada konferensi internasional.

Infrastruktur dan Kolaborasi Lintas Lembaga

Untuk menekan emisi, UINSSC berinvestasi pada penerangan jalan tenaga surya, stasiun pengisian kendaraan listrik (EV charging station), serta armada shuttle listrik tanpa emisi (Eco Shuttle). Kampus juga menggelar bimbingan teknis eco-driver bagi 45 pengemudi dan staf pengelola armada.

Di ranah kolaborasi, UINSSC memperkuat kerja sama dengan BPDAS Cimanuk-Citanduy dalam program penghijauan yang melibatkan 350 kader lingkungan. Selain itu, UINSSC menggelar lokakarya nasional bersama UIN Mataram dan UI GreenMetric mengenai pengelolaan sampah kampus, diikuti 120 perwakilan antarkampus.

UINSSC juga menyelenggarakan FGD penyusunan borang indikator UI GreenMetric dan Halal Metrics bersama 75 evaluator akademik. Di sektor ketahanan pangan, riset berbasis pendanaan Kemenag–LPDP berhasil membuktikan metode pertanian purba mampu menghasilkan panen perdana satu ton cabai organik tanpa pupuk kimia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekitar kampus.

Transparansi dan Keberlanjutan Dokumentasi

Seluruh capaian program Green Campus UINSSC didokumentasikan terbuka melalui portal berita resmi INFO UINSSC dan laman SDGs UINSSC. Dokumentasi ini menjadi bentuk akuntabilitas publik atas hasil riset dan aksi nyata di lapangan.

Melalui rangkaian kebijakan dan program berjenjang, dari lokal hingga internasional, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya memimpin kesadaran ekologis. Kampus ini juga terus mendorong aksi nyata menghadapi krisis iklim global.

Sumber informasi tambahan dapat diakses melalui laman SDGs UINSSC (sdgs.uinssc.ac.id) dan portal INFO UINSSC (info.uinssc.ac.id).