Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Cirebon 22 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) menjalankan program pengurangan kertas dan plastik UINSSC melalui setidaknya 15 inisiatif digital maupun non-digital. Program ini menjadi bagian dari pemenuhan indikator 3.4 UI GreenMetric, yaitu program pengurangan penggunaan kertas dan plastik di kampus (WS.2).
Secara garis besar, program tersebut terbagi ke dalam empat kelompok utama. Keempat kelompok itu meliputi digitalisasi layanan administrasi dan akademik, pengurangan sampah plastik, kebijakan serta kampanye pendukung, dan digitalisasi arsip maupun sumber literatur.
Pada aspek administrasi, kampus menerapkan sistem persuratan elektronik atau e-office untuk seluruh surat-menyurat. Setiap surat dibuat, disetujui, dan dikirim secara digital menggunakan tanda tangan elektronik. Sementara itu, undangan didistribusikan melalui email dan aplikasi perpesanan resmi kampus.
Selain itu, kehadiran dosen turut dicatat secara digital dan real-time lewat aplikasi Pusaka. Portal akademik digital juga memungkinkan mahasiswa melakukan registrasi mata kuliah, melihat nilai, dan berdiskusi secara daring. Di sisi lain, dosen dapat menginput nilai, mencatat presensi, dan mengunggah tugas tanpa kertas.
Digitalisasi ini berlanjut ke Learning Management System (LMS) untuk pengumpulan tugas dan presensi. Tidak hanya itu, kampus juga menghadirkan aplikasi “Siber Go” untuk layanan mahasiswa, hingga sistem e-ujian akademik. Dengan sistem ini, seluruh proses ujian—mulai dari distribusi soal hingga penilaian—berjalan secara digital tanpa kertas.
Untuk menekan sampah plastik, kampus menyediakan Eco Refill Station atau fasilitas air minum gratis. Fasilitas ini mendorong warga kampus menggunakan tumbler pribadi. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat dengan larangan membawa kantong plastik sekali pakai ke ruangan, kelas, kantor, dan masjid. Larangan ini disosialisasikan melalui poster di berbagai titik kampus.
Selain itu, kampanye di media sosial secara rutin mengajak warga kampus membawa tumbler dan wadah makan pribadi dalam aktivitas sehari-hari.
Di luar aspek plastik dan kertas, kampus juga memanfaatkan videotron dan smart TV sebagai media informasi, menggantikan banner dan media cetak lain. Kebijakan lain yang diterapkan adalah larangan penggunaan rangkaian bunga papan dalam berbagai acara kampus, yang digantikan dengan tanaman hidup guna mengurangi sampah dekorasi seperti styrofoam dan plastik yang sulit didaur ulang.
Pada aspek kearsipan, seluruh dokumen resmi, skripsi, laporan penelitian, dan publikasi ilmiah disimpan dalam repositori daring kampus melalui program “Digital Archive”. Sertifikat kegiatan akademik maupun non-akademik pun kini diterbitkan dalam bentuk elektronik atau e-certificate.
Proses tugas akhir mahasiswa turut didigitalisasi lewat aplikasi ETA, mulai dari pengajuan, bimbingan, revisi, hingga pengumpulan berkas akhir. Sementara itu, perpustakaan digital menyediakan akses e-book dan e-journal bagi sivitas akademika untuk kebutuhan belajar, penelitian, dan penulisan ilmiah tanpa perlu mencetak dokumen.
Secara keseluruhan, kelima belas program ini menunjukkan pendekatan terpadu UINSSC dalam mengurangi penggunaan kertas dan plastik, mulai dari sistem administrasi, layanan akademik, hingga kebiasaan sehari-hari warga kampus. Kombinasi antara digitalisasi dan kebijakan non-digital ini pun sejalan dengan capaian penurunan volume sampah kertas dan plastik yang tercatat pada indikator 3.2 UI GreenMetric.