Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM

Cirebon 21 Juli 2026 — UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) telah melakukan penghitungan jejak karbon (carbon footprint) sebagai bagian dari komitmen menekan emisi gas rumah kaca di lingkungan kampus. Berdasarkan hasil perhitungan terbaru, total emisi CO₂ yang dihasilkan kampus mencapai 2.395,99 ton per tahun.
Perhitungan ini mencakup dua sumber utama, yaitu konsumsi listrik kampus dan aktivitas transportasi. Selain itu, aktivitas transportasi yang dihitung meliputi bus antar-jemput, mobil, dan sepeda motor. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan UINSSC terhadap indikator UI GreenMetric bidang Energy and Climate Change (EC.11).
Berdasarkan hasil penghitungan, konsumsi listrik menjadi sumber emisi terbesar di lingkungan kampus. Penggunaan listrik tahunan tercatat mencapai 2.226.376 kWh, dengan faktor emisi sebesar 0,84 kg CO₂/kWh. Dengan demikian, emisi dari sektor kelistrikan diperkirakan mencapai 1.870,15 ton CO₂ per tahun.
Angka ini menunjukkan bahwa efisiensi energi listrik menjadi salah satu aspek penting yang perlu terus ditingkatkan.
Selain listrik, sektor transportasi juga turut menyumbang emisi CO₂ di lingkungan kampus. Sepeda motor menjadi penyumbang terbesar dengan emisi mencapai 472,80 ton CO₂ per tahun. Perhitungan ini didasarkan pada estimasi 1.970 unit sepeda motor yang masuk kampus, dengan rata-rata jarak tempuh 5 km per hari selama 240 hari operasional dalam setahun.
Sementara itu, mobil menyumbang emisi sebesar 52,32 ton CO₂ per tahun. Di sisi lain, bus antar-jemput kampus tercatat menghasilkan emisi paling rendah, yaitu hanya 0,72 ton CO₂ per tahun. Perbedaan ini menunjukkan bahwa moda transportasi bersama jauh lebih efisien dibandingkan kendaraan pribadi dalam menekan emisi karbon.
Secara keseluruhan, seluruh sumber emisi—mulai dari listrik, bus, mobil, hingga sepeda motor—menyumbang total jejak karbon UINSSC sebesar 2.395,99 ton CO₂ per tahun. Jika dibagi dengan total populasi kampus sebanyak 17.220 orang, maka rata-rata jejak karbon per individu di lingkungan kampus tercatat sebesar 0,14 ton CO₂ per orang.
Berdasarkan temuan ini, peluang terbesar untuk menurunkan emisi terletak pada dua hal. Pertama, peningkatan efisiensi energi. Kedua, pengurangan ketergantungan terhadap kendaraan bermotor pribadi, khususnya sepeda motor.
Oleh karena itu, UINSSC terus menerapkan berbagai langkah efisiensi energi. Selain itu, kampus juga mendorong penggunaan transportasi yang lebih berkelanjutan, serta memperkuat kebijakan institusional dan kampanye kesadaran lingkungan.
Melalui berbagai upaya tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam menekan emisi gas rumah kaca. Dengan begitu, kampus turut mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.