Kampus Hijau UINSSC: 72,96% Lahan Tertutup Vegetasi

Kampus Hijau UINSSC: 72,96% Lahan Tertutup Vegetasi

Kampus Hijau UINSSC - kolase area vegetasi Kampus 1 sampai Kampus 4

CIREBON – Predikat Kampus Hijau UINSSC semakin kuat. Data terbaru menunjukkan bahwa 112.595 meter persegi lahan kampus kini tertutup vegetasi. Angka ini setara 72,96 persen dari total 154.331 meter persegi lahan di empat area kampus. Dengan demikian, capaian ini menjadi bukti konkret komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terhadap indikator Setting and Infrastructure dalam pemeringkatan UI GreenMetric. Ajang ini merupakan pemeringkatan universitas berbasis keberlanjutan lingkungan yang diikuti oleh ribuan perguruan tinggi di dunia.

Sebaran Vegetasi di Empat Kampus UINSSC

Sebaran ruang hijau di lingkungan kampus hijau UINSSC tidak seragam. Luasnya tergantung pada karakter dan fungsi masing-masing kampus. Sebagai contoh, Kampus 1 yang membentang dari Jalan Perjuangan hingga Jalan Kandang Perahu, Kota Cirebon, memiliki luas 57.303 meter persegi. Dari jumlah tersebut, 16.975 meter persegi telah disulap menjadi taman, hamparan rumput, dan jalur pohon peneduh. Tanaman hias pun turut menghiasi sekitar gedung-gedung perkuliahan.

Sementara itu, Kampus 2 di Jalan Saladara, Kota Cirebon, memiliki luas yang jauh lebih kecil, yakni 2.543 meter persegi. Dari luas tersebut, 1.135 meter persegi di antaranya sudah tertutup tanaman hijau.

Berbeda dengan dua kampus di atas, Kampus 3 dan Kampus 4 justru tercatat memiliki tutupan vegetasi hingga 100 persen dari total luas lahannya. Kampus 3 yang berlokasi di Jalan Ki Ageng Tapa, Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, memiliki luas 40.190 meter persegi. Seluruh lahan ini masih berupa lahan hijau terbuka. Adapun Kampus 4 di Desa Cikawung, Kecamatan Trisi, Kabupaten Indramayu, memiliki luas 54.295 meter persegi yang juga sepenuhnya diselimuti vegetasi.

Jejak Penghijauan Sejak 2020: 500 Pohon di Kampus 3

Langkah menuju kampus hijau UINSSC ini sejatinya sudah dirintis sejak beberapa tahun lalu. Pada 2020, saat kampus ini masih bernama IAIN Cirebon, pihak universitas menanam 500 pohon di kawasan Kampus 3, Desa Astapada. Penanaman dilakukan di berbagai titik sesuai rencana tata letak atau site plan pengembangan kampus. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan membangun kawasan akademik. Selain itu, kegiatan ini tetap menjaga aspek penghijauan, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan ekosistem.

Baca Juga:  Dari Golf Cart Listrik hingga Poricare, UINSSC Jalankan Penurunan Emisi di Tiga Scope

Kampus 4, Lahan Hibah dengan Nilai Konservasi

Kampus 4 punya cerita tersendiri. Lahan seluas 54.295 meter persegi ini merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Saat diserahkan, lahan ini sudah dipenuhi vegetasi berupa pepohonan, tanaman peneduh, rerumputan, dan tumbuhan hijau lain di berbagai titik kawasan.

Keberadaan vegetasi ini dinilai punya peran ekologis yang penting. Vegetasi menjaga kualitas udara, menyerap karbon dioksida, dan menghasilkan oksigen. Selain itu, vegetasi juga menurunkan suhu lingkungan sekitar dan memperkuat daya serap air tanah. Dengan demikian, vegetasi turut menjaga keseimbangan ekosistem setempat. Oleh karena itu, Kampus 4 tidak semata berfungsi sebagai lahan pengembangan pendidikan. Kampus ini juga menjadi bagian dari upaya konservasi flora yang mendukung visi kampus hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Manfaat Vegetasi Kampus Hijau UINSSC bagi Lingkungan dan Akademik

Keberadaan area vegetasi di kampus hijau UINSSC memberi manfaat yang jauh lebih luas dari sekadar mempercantik lingkungan kampus. Tanaman-tanaman ini berperan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Selain itu, tanaman juga menurunkan suhu mikroklimat dan meningkatkan kenyamanan termal bagi seluruh civitas akademika.

Tutupan vegetasi juga membantu meredam dampak urban heat island atau efek pulau panas perkotaan. Selain itu, vegetasi memperbaiki sirkulasi udara serta memperluas daerah resapan air di lingkungan kampus. Di luar fungsi ekologisnya, ruang hijau ini turut menjadi tempat berlangsungnya kegiatan akademik, sosial, dan edukasi lingkungan. Bahkan, ruang ini juga mendukung penelitian yang berorientasi pada keberlanjutan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program indikator Setting and Infrastructure UINSSC yang telah dipublikasikan sebelumnya di laman ini.

Menuju Kampus Hijau UINSSC yang Semakin Berkelanjutan

Capaian tutupan vegetasi sebesar 72,96 persen dari total luas kampus menjadi penegasan komitmen kampus hijau UINSSC. Komitmen ini sejalan dengan prinsip-prinsip green campus. Keanekaragaman tanaman yang tumbuh di seluruh area kampus tidak hanya memperkaya ekosistem. Keanekaragaman ini juga menjadi modal penting bagi keberlanjutan lingkungan kampus di masa depan. Dengan begitu, posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam pemeringkatan UI GreenMetric pun semakin kuat, khususnya pada indikator Setting and Infrastructure.