UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Pengurangan Emisi Karbon melalui Program Zero Kendaraan di Kampus

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Pengurangan Emisi Karbon melalui Program Zero Kendaraan di Kampus

Oleh : Fawwaz Muhammad Fauzi

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Pengurangan Emisi Karbon melalui Program Zero Kendaraan di Kampus

GreenMetric.uinssc.ac.id — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui berbagai kebijakan pengurangan emisi karbon di lingkungan kampus. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penerapan Program Zero Kendaraan setiap Jumat pagi sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon dari aktivitas transportasi kampus.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam merespons hasil pengukuran jejak karbon (carbon footprint) yang dilakukan secara institusional. Berdasarkan analisis konsumsi energi, aktivitas transportasi, dan pengelolaan limbah, total jejak karbon UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diperkirakan mencapai sekitar 1.500 ton CO₂e per tahun, dengan rata-rata emisi sekitar 0,15 ton CO₂ per orang per tahun dari populasi kampus yang mencapai sekitar 10.000 orang.

Data mobilitas sivitas akademika menunjukkan bahwa sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi karbon di lingkungan kampus, dengan kendaraan bermotor pribadi—terutama sepeda motor—menjadi kontributor terbesar. Kondisi ini mendorong universitas untuk mengambil langkah kebijakan yang mendorong pola mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, menyampaikan bahwa kebijakan Zero Kendaraan merupakan bagian dari upaya nyata universitas dalam mengurangi emisi karbon sekaligus membangun budaya kampus yang lebih ramah lingkungan.

“Program Zero Kendaraan setiap Jumat pagi merupakan langkah konkret untuk menekan emisi karbon di lingkungan kampus sekaligus mendorong kesadaran ekologis di kalangan sivitas akademika. Kami ingin menjadikan kampus sebagai ruang yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Aan.

Pemanfaatan Transportasi Ramah Lingkungan untuk Mendukung Kampus Berkelanjutan

Selain mendorong penggunaan moda transportasi ramah lingkungan seperti berjalan kaki dan bersepeda di area kampus, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga mulai memanfaatkan kendaraan listrik jenis golf cart untuk mendukung mobilitas internal di lingkungan kampus. Penggunaan kendaraan listrik ini menjadi salah satu upaya kampus dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil sekaligus menekan emisi karbon dari aktivitas transportasi.

Baca Juga:  Bus Campus Menjadi Solusi Mode Transportasi Publik Demi Membatasi Kendaraan Pribadi

Di samping itu, universitas juga terus mengembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya, seperti pemanfaatan energi terbarukan, pengelolaan sampah organik, serta penguatan sistem pembelajaran dan administrasi berbasis digital yang secara tidak langsung mengurangi mobilitas fisik dan konsumsi energi.

Rektor menegaskan bahwa berbagai langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

“Sebagai perguruan tinggi, kami tidak hanya bertugas mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi teladan dalam praktik keberlanjutan. Melalui berbagai kebijakan lingkungan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim,” tambahnya.

Melalui kebijakan dan berbagai program tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya memperkuat perannya sebagai kampus hijau digital (green and digital university) yang mengintegrasikan teknologi, pendidikan, dan kepedulian lingkungan dalam pengelolaan institusi.